Segala puji bagi Allah, shalawat
dan salam semoga senantiasa
tercurah kepada Rasulullah
Muhammad SAW. keluarga,
sahabat dan seluruh pengikutnya
yang selalu sabar di jalan-Nya. Pernahkah anda melihat orang
mabuk, mabuk karena minuman
keras, atau mabuk karena obat
bius, tentu kesadaran-nya
menjadi hilang dan bahkan bisa
tidak sadar sama sekali. Baik apa yang dilakukan olehnya atau apa
yang dilakukan oleh orang lain
padanya maka tidak akan dapat
direspon dengan tepat dan
benar. Allah SWT memberitahu kepada
kita tentang bahaya mabuk
dunia, seberapa besar
kemabukan kita kepada
kehidupan dunia akan dapat
diukur dengan firman Allah yang artinya . Sesungguhnya orang yang
tidak mengharapkan (tidak
percaya akan) pertemuan
dengan Kami, dan merasa
puas dengan kehidupan di
dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan
itu dan orang-orang yang
melalaikan ayat-ayat kami,
(QS. 10:7)
mereka itu tempatnya ialah
neraka, disebabkan apa yang selalu mereka
kerjakan. (QS. 10:8) . Salah satu bahaya besar bagi
orang-orang yang sedang mabuk
dunia adalah kehilangan
kesadaran untuk mempersiapkan
dan menggapai kebahagiaan
mereka di akherat. Mungkin saja ilmu agama sedikit mereka miliki
namun kemauan dan kesadaran
untuk berbuat hal-hal yang
membawa kepada kebahagiaan
kehidupan di akherat sangat-
sangat minim bahkan tidak ada. Mereka lebih suka hidup
bersenang-senang melampaoi
batas dan ditipu oleh syaitan dan
angan-angan kosong belaka. Diantara tanda-tandanya adalah
mereka sangat memandang
rendah tentang pengamalan
agama dan memandang rendah
orang-orang beriman . Dan tinggalkanlah orang-
orang yang menjadikan
agama mereka sebagai main
main dan sendau gurau, dan
mereka telah ditipu oleh
kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka)
dengan al-Qur’ an itu agar masing-masing diri tidak
dijerumuskan ke dalam
neraka, karena
perbuatannya sendiri. Tidak
akan ada baginya pelindung
dan tidak (pula) pemberi syafa’ at selain daripada Allah. Dan jika ia menebus
dengan segala macam
tebusan-pun, niscaya tidak
akan diterima itu
daripadanya. Mereka itulah
orang-orang yang dijerumuskan ke dalam
neraka, disebabkan
perbuatan mereka sendiri.
Bagi mereka (disediakan)
minuman dari air yang
sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan
kekafiran mereka dahulu.
(QS. 6:70) Kehidupan dunia dijadikan
indah dalam pandangan
orang-orang kafir, dan
mereka memandang hina
orang-orang yang beriman.
Padahal orang-orang yang bertaqwa itu lebih mulia
dari pada mereka di hari
Kiamat. Dan Allah memberi
rezki kepada orang-orang
yang dikehendaki-Nya
tanpa batas. (QS. 2:212) (yaitu) orang-orang yang
menjadikan agama mereka
sebagai main-main atau
senda gurau, dan kehidupan
dunia telah menipu
mereka”. Maka pada hari itu (kiamat ini), Kami
melupakan mereka
sebagaimana mereka
melupakan pertemuan
mereka dengan hari ini, dan
(sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-
ayat Kami. (QS. 7:51) . Dalam dinamika maju mundurnya peradaban manusia, naik turunnya kejayaan dan kemunduran bangsa-bangsa di muka bumi ini sangat dipengaruhi oleh tingkat kesadarannya dalam memegang teguh pengamalan agama yang benar, kesung- sungguhan mereka mentaati kepada Allah Tuhan pemilik segala sumber Kebenaran. Bangsa-bangsa yang bersusah
payah mendidik diri untuk
mengikuti kedisiplinan dalam
kebenaran maka secara perlahan
mereka akan menjadi bangsa
yang maju dan jaya, sebaliknya bangsa-bangsa yang sudah mulai
menempuh jalan kelalaian,
kelengahan dengan bersenang-
senang memperturutkan hawa
nafsu, secara perlahan tapi pasti
mereka sedang menuju jalan turun menuju kemunduran dan
kehancuran. Bila berbagai pelanggaran
kebenaran telah terjadi diantara
mereka, maka mereka tidak lagi
suka untuk saling tolong-
menolong dan saling kuat
menguatkan, atau saling mengasihi diantara mereka,
namun yang terjadi adalah
mereka malah akan saling
memusuhi, saling mengutuk,
saling mencaci, saling menjegal,
saling menghambat, dan saling menghancurkan. Banyaknya masalah hukum yang
bertumpuk-tumpuk di negri kita,
dan sekaligus munculnya
berbagai penyimpangan yang
oleh aparat-aparat penegak
hukum tanpa diwarnai dengan rasa malu dan menyesal,
merupakan sinyal merah, sinyal
bahaya yang sudah
mengkhawatirkan. Kita sudah
memasuki fase bahaya. Pendiri bangsa kita telah
mewariskan sebuah simbul
berdera yang sarat makna, yaitu
bendera merah putih perlambang
sebuah ungkapan berani karena benar. Orang memiliki keberanian karena membela
kebenaran yang harus
ditegakkan. Keberanian diatas
kesucian, keberanian dengan
berdasar akhlaq dan moral yang
mulia. Namun yang muncul di hari ini banyak orang yang berani
membela orang-orang yang
salah. Dan berani melakukan
kesalahan tanpa lagi mengingat
balasan-balsan dosa yang akan
diterima. Wal hasil benarlah pepatah “ayam mati di lumbung padi”. Ketika manusia telah meninggalkan cakrawala
kebahagiaan kehidupan akherat
yang luas dan mulia maka
manusia akan masuk kedalam
kehinaan dan kehancuran. Orang-orang yang selalu ingat
kehidupan akherat dan berbuat
dengan akhlaq-akhlaq mulia,
akan menjadi manusia yang
sadar dalam mengisi kehidupan
dunia dengan kebaikan-kebaikan yang akan dibawanya ke
akherat kelak. Sebaliknya orang yang sedang
mabuk dengan kehidupan dunia,
dan terus memuja hawa
nafsunya, telah menjadi mabuk
dan lalai dengan segala apa yang
diperbuatnya. Pebuatan jahat dan kelicikan yang terus
menerus membuahkan dosa
terus menerus dilakukan dan
semakin hari semakin banyak
membuahkan dosa-dosa yang
menutupi hatinya dan menjadikan mereka menuju akherat tanpa
bekal kebaikan, bahkan dengan
memikul dosa yang bertimbun-
timbun. Walaupun umur sudah tinggal sebentar namun tetap saja lupa dengan amal-amal kebaikan… .Na’ udzubillahi min dzalika… . Wallahu a’ lam
Strez ndanx stroxe
Entri Populer
-
Kemewahan dan gemerlapnya dunia telah mampu memperdaya banyak manusia. Membelokkan mereka dari penghambaan kepada Alllah menuju pengagungan ...
-
Seorang perempuan muda berjilbab mini tengah mengambil bolpoin yang jatuh di lantai. Secara mengejutkan, pakaian yang tak kalah mini d...
-
Keterpurukan dan kondisi umat Islam saat ini, bukan disebabkan karena kehebatan dan kemajuan umat lain. Namun disebabkan oleh kesalahan ...
-
saat menanti hujan reda, apa yang biasa dirasakan orang? Terasa lama? Mungkin. Hujan mengguyur selama tiga puluh menit saja serasa tiga ...
-
Bagaimana kedudukan seorang istri menjadi kufur dihadapan Allah?? Sebuah pertanyaan penting yang harus diketahui jawabannya oleh para istri ...
-
TEKS ASLI BAHASA ARAB َﺖْﻳَﺃَﺮَﻓَﺃ ﻱِﺬَّﻟﺍ ﻰَّﻟَﻮَﺗ ) 33 ( ﻰَﻄْﻋَﺃَﻭ ﺎًﻠﻴِﻠَﻗ ﻯَﺪْﻛَﺃَﻭ ) 34 ( ُﻩَﺪْﻨِﻋَﺃ ُﻢْﻠِﻋ ِﺐْﻴَﻐْﻟﺍ َﻮُﻬَﻓ ﻯَﺮَﻳ ) 35...
-
Ketika Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam membacakan firman Allah berikut ini; "Mereka menjadikan para pendeta, dan rahib-...
-
Segala puji hanya bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya y...
-
Sungguh keadaan kaum muslimin di zaman kita sekarang ini telah sampai pada tahap yang cukup mengkhawatirkan. Sebagian kaum muslimin terjerum...
-
Adalah Abdullah bin Umar ra, seorang sahabat nabi SAW yang kala itu masih remaja. Didalam sebuah mimpinya, dia berjumpa dengan dua malaikat....