Jujur adalah sifat yang terpuji,
sedangkan berdusta atau
bohong adalah sifat tercela.
Jujur akan membawa kebaikan
dan kebaikan akan membawa ke syurga. Sebaliknya, bohong akan
membawa kepada kedurhakaan,
dan kedurhakaan akan menjerat
pelakunya ke neraka. Oleh
Karena itu Allah menyuruh kita
supaya berlaku jujur dan menjanjikannya dengan pahala
yang besar, sebagaimana firman-
Nya didalam QS.Al Ahzab : 70-71 اَي اَهُّيَأ َنيِذَّلا اوُنَمآ اوُقَّتا َهَّللا اوُلوُقَو الْوَق اًديِدَس ) ٧٠ ( ْحِلْصُي ْمُكَل ْمُكَلاَمْعَأ ْرِفْغَيَو ْمُكَل ْمُكَبوُنُذ ْنَمَو ِعِطُي َهَّللا ُهَلوُسَرَو ْدَقَف َزاَف اًزْوَف اًميِظَع 70. Hai orang-orang yang
beriman, bertakwalah kamu
kepada Allah dan Katakanlah
Perkataan yang benar, 71. niscaya Allah memperbaiki
bagimu amalan-amalanmu dan
mengampuni bagimu dosa-
dosamu. dan Barangsiapa
mentaati Allah dan Rasul-Nya,
Maka Sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang
besar. Allah juga menyuruh kita supaya
bertaqwa dan berada bersama
orang-orang yang benar. Fiman
Allah SWT dalam QS. At
Taubah :119 اَي اَهُّيَأ َنيِذَّلا اوُنَمآ اوُقَّتا َهَّللا اوُنوُكَو َعَم َنيِقِداَّصلا 119. Hai orang-orang yang
beriman bertakwalah kepada
Allah, dan hendaklah kamu
bersama orang-orang yang
benar. Rusaknya dunia ini adalah karena
kebohongan. Orang-orang
musyrik yang menganggap Allah
punya sekutu, punya anak
adalah termasuk orang-orang
yang berbuat kedustaan dan mereka termasuk orang-orang
yang sangat dhalim. Allah SWT
berfirman dalam QS.Yunus: 17 ْنَمَف ُمَلْظَأ ِنَّمِم ىَرَتْفا ىَلَع ِهَّللا اًبِذَك ْوَأ َبَّذَك ِهِتاَيآِب ُهَّنِإ ال ُحِلْفُي َنوُمِرْجُمْلا 17. Maka siapakah yang lebih
zalim daripada orang yang
mengada-adakan kedustaan
terhadap Allah atau
mendustakan ayat-ayatNya?
Sesungguhnya, Tiadalah beruntung orang-orang yang
berbuat dosa. Dan juga Allah berfirman di dalam
QS.An Nahl : 105 اَمَّنِإ يِرَتْفَي َبِذَكْلا َنيِذَّلا ال َنوُنِمْؤُي ِتاَيآِب ِهَّللا َكِئَلوُأَو ُمُه َنوُبِذاَكْلا 105. Sesungguhnya yang
mengada-adakan kebohongan,
hanyalah orang-orang yang
tidak beriman kepada ayat-ayat
Allah, dan mereka Itulah orang-
orang pendusta. Dan juga dalam firman-Nya di
QS.An Nahl : 116 الَو اوُلوُقَت اَمِل ُفِصَت ُمُكُتَنِسْلَأ َبِذَكْلا اَذَه ٌلالَح اَذَهَو ٌماَرَح اوُرَتْفَتِل ىَلَع ِهَّللا َبِذَكْلا َّنِإ َنيِذَّلا َنوُرَتْفَي ىَلَع ِهَّللا َبِذَكْلا ال َنوُحِلْفُي 116. dan janganlah kamu
mengatakan terhadap apa yang
disebut-sebut oleh lidahmu
secara Dusta “Ini halal dan ini haram”, untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah.
Sesungguhnya orang-orang yang
mengada-adakan kebohongan
terhadap Allah Tiadalah
beruntung. Dan orang-orang Yahudi dilaknat
oleh Allah SWT karena
mengadakan kebohongan dengan
mengatakan Uzair adalah putera
Allah. Begitu pula orang-orang
Nasrani, mereka mengatakan bahwa Isa Al Masih adalah putera
Allah. Allah SWT berfirman didalam
QS.At Taubah : 30-31 ِتَلاَقَو ُدوُهَيْلا ٌرْيَزُع ُنْبا ِهَّللا ِتَلاَقَو ىَراَصَّنلا ُحيِسَمْلا ُنْبا ِهَّللا َكِلَذ ْمُهُلْوَق ْمِهِهاَوْفَأِب َنوُئِهاَضُي َلْوَق َنيِذَّلا اوُرَفَك ْنِم ُلْبَق ُمُهَلَتاَق ُهَّللا ىَّنَأ َنوُكَفْؤُي ) ٣٠ ( اوُذَخَّتا ْمُهَراَبْحَأ ْمُهَناَبْهُرَو اًباَبْرَأ ْنِم ِنوُد ِهَّللا َحيِسَمْلاَو َنْبا َمَيْرَم اَمَو اوُرِمُأ الِإ اوُدُبْعَيِل اًهَلِإ اًدِحاَو ال َهَلِإ الِإ َوُه ُهَناَحْبُس اَّمَع َنوُكِرْشُي ) ٣١ ) 30. orang-orang Yahudi berkata:
“Uzair itu putera Allah” dan orang-orang Nasrani berkata: “Al masih itu putera Allah”. Demikianlah itu Ucapan mereka
dengan mulut mereka, mereka
meniru Perkataan orang-orang
kafir yang terdahulu. Dilaknati
Allah mereka , bagaimana mereka
sampai berpaling? 31. mereka menjadikan orang-
orang alimnya dan rahib-rahib
mereka sebagai Tuhan selain
Allah dan (juga mereka
mempertuhankan) Al masih
putera Maryam, Padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan
yang Esa, tidak ada Tuhan (yang
berhak disembah) selain Dia.
Maha suci Allah dari apa yang
mereka persekutukan. Dan berbohong adalah sifat
orang-orang yang munafik.
Firman Allah SWT didalam QS.Al
Baqarah : 8-10) َنِمَو ِساَّنلا ْنَم ُلوُقَي اَّنَمآ ِهَّللاِب ِمْوَيْلاِبَو ِرِخآلا اَمَو ْمُه َنيِنِمْؤُمِب ) ٨ ( َنوُعِداَخُي َهَّللا َنيِذَّلاَو اوُنَمآ اَمَو َنوُعَدْخَي الِإ ْمُهَسُفْنَأ اَمَو َنوُرُعْشَي ) ٩ ( يِف ْمِهِبوُلُق ٌضَرَم ُمُهَداَزَف ُهَّللا اًضَرَم ْمُهَلَو ٌباَذَع ٌميِلَأ اَمِب اوُناَك َنوُبِذْكَي ) ١٠ ) 8. di antara manusia ada yang
mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan hari kemudian,” pada hal mereka itu
Sesungguhnya bukan orang-
orang yang beriman. 9. mereka hendak menipu Allah
dan orang-orang yang beriman,
Padahal mereka hanya menipu
dirinya sendiri sedang mereka
tidak sadar. 10. dalam hati mereka ada
penyakit, lalu ditambah Allah
penyakitnya; dan bagi mereka
siksa yang pedih, disebabkan
mereka berdusta. Didalam hadist juga banyak
disebutkan pentingnya berbuat
jujur dan supaya menjauhi
berbuat dusta. Diantaranya
sebagai berikut : ْنَع ِدْبَع ِهللا َلاَق : َلاَق ُلْوُسَر ِهللا ص : ْمُكْيَلَع ِقْدّصلاِب َّنِاَف َقْدّصلا ىِدْهَي َىلِا ّرِبلْا َو َّنِا َّرِبلْا ىِدْهَي َىلِا ِةَّنَجلْا . َو اَم ُلاَزَي ُلُجَّرلا ُقُدْصَي َو ىَّرَحَتَي َقْدّصلا ىَّتَح َبَتْكُي َدْنِع ِهللا اًقْيّدِص . َو ْمُكاَّيِا َو َبِذَكلْا َّنِاَف َبِذَكلْا ىِدْهَي َىلِا ِرْوُجُفلْا َو َّنِا َرْوُجُفلْا ىِدْهَي َىلِا ِراَّنلا . َو اَم ُلاَزَي ُلُجَّرلا ُبِذْكَي َو ىَّرَحَتَي َبِذَكلْا ىَّتَح َبَتْكُي َدْنِع ِهللا اًباَّذَك . ملسم Dari ‘ Abdullah (bin Mas’ ud), ia berkata : Rasulullah SAW
bersabda, “Wajib atasmu berlaku jujur, karena sesungguhnya jujur
itu membawa kepada kebaikan
dan kebaikan itu membawa ke
surga. Dan terus-menerus
seseorang berlaku jujur dan
memilih kejujuran sehingga dicatat di sisi Allah sebagai orang
yang jujur. Dan jauhkanlah dirimu
dari dusta, karena sesungguhnya
dusta itu membawa kepada
kedurhakaan, dan durhaka itu
membawa ke neraka. Dan terus menerus seseorang itu berdusta
dan memilih yang dusta sehingga
dicatat di sisi Allah sebagai
pendusta”. [HR. Muslim juz 4, hal. 2013] ْنَع ىِبَا ٍرْكَب ِقْيّدّصلا ضر َلاَق : َلاَق ُلْوُسَر ِهللا ص : ْمُكْيَلَع ِقْدّصلاِب ، ُهَّنِاَف َعَم ّرِبلْا َو اَمُه ىِف ِةَّنَجلْا . َو ْمُكاَّيِا َو َبِذَكلْا ، ُهَّنِاَف َعَم ِرْوُجُفلْا َو اَمُه ىِف ِراَّنلا . نبا نابح ىف هحيحص Dari Abu Bakar Ash-Shiddiq RA ia
berkata : Rasulullah SAW
bersabda, “Wajib atasmu berlaku jujur, karena jujur itu bersama
kebaikan, dan keduanya di surga.
Dan jauhkanlah dirimu dari dusta,
karena dusta itu bersama
kedurhakaan, dan keduanya di
neraka”. [HR. Ibnu Hibban di dalam Shahihnya, juz 5, hal. 368, no.
5743] ْنَع َةَداَبُع ِنْب ِتِماَّصلا ضر َّنَا َّيِبَّنلا ص َلاَق : اْوُنَمْضِا ِىل اًّتِس ْنِم ْمُكِسُفْنَا ، ْنَمْضَا ُمُكَل َةَّنَجلْا . اْوُقُدْصُا اَذِا ْمُتْثَّدَح ، َو اْوُفْوَا اَذِا ْمُتْدَعَو ، َو اْوُّدَا اَذِا ْمُتْنِمُتْئا ، َو اْوُظَفْحا ْمُكَجْوُرُف ، َو اْوُّضُغ ْمُكَراَصْبَا ، َو اْوُّفُك ْمُكَيِدْيَا . دمحا و نبا ىبا ايندلا و نبا نابح ىف هحيحص و مكاحلا و ىقهيبلا ، ىف بيغرتلا و بيهرتلا Dari ‘ Ubadah bin Shamit RA sesungguhnya Nabi SAW
bersabda, “Hendaklah kalian menjamin padaku enam perkara
dari dirimu, niscaya aku menjamin
surga bagimu : 1. Jujurlah apabila
kamu berbicara, 2.
Sempurnakanlah (janjimu) apabila
kamu berjanji, 3. Tunaikanlah apabila kamu diberi amanat, 4.
Jagalah kemaluanmu, 5.
Tundukkanlah pandanganmu (dari
ma’ shiyat) dan 6. Tahanlah tanganmu (dari hal yang tidak
baik)”. [HR. Ahmad, Ibnu Abid- Dunya, Ibnu Hibban di dalam
shahihnya, Hakim dan Baihaqi,
dalam Targhib wat Tarhib juz 3,
hal. 587] ِنَع ِنَسَحلْا ِنْب ّيِلَع ضر َلاَق : ُتْظِفَح ْنِم ِلْوُسَر ِهللا ص : ْعَد اَم َكُبْيِرُي َىلِا اَم َال َكُبْيِرُي . َّنِاَف َقْدّصلا ٌةَنْيِنْأَمُط ، َو َبِذَكلْا ٌةَبْيِر . ىذمرتلا و لاق ثيدح نسح حيحص ، ىف بيغرتلا و بيهرتلا Dari Hasan bin Ali RA ia berkata :
Saya hafal dari Rasulullah SAW
(beliau bersabda), “Tinggalkan apa-apa yang meragukanmu
(berpindahlah) kepada apa-apa
yang tidak meragukanmu,
karena jujur itu adalah
ketenangan dan dusta itu adalah
keraguan”. [HR. Tirmidzi dan ia berkata : Hadits Hasan Shahih, di
dalam At-Targhiib wat Tarhiib,
juz 3, hal. 589] ْنَع ىِبَا َةَرْيَرُه ِنَع ّيِبَّنلا ص َلاَق : ا ? ُةَي ِقِفاَنُملْا ٌثَالَث . اَذِا َثَّدَح َبَذَك َو اَذِا َدَعَو َفَلْخَا َو اَذِا َنِمُتْئا َناَخ . ىراخبلا Dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW,
beliau bersabda, “Tanda kemunafiqan itu ada tiga hal,
yaitu : 1. Apabila berbicara ia
berdusta, 2. Apabila berjanji
menyelisihi dan 3. Apabila diberi
amanat ia khianat”. [HR. Bukhari juz 1, hal. 14] ْنَع ِدْبَع ِهللا ِنْب وٍرْمَع َّنَا َّيِبَّنلا ص َلاَق : ٌعَبْرَا ْنَم َّنُك ِهْيِف َناَك اًقِفاَنُم اًصِلاَخ ، َو ْنَم ْتَناَك ِهْيِف ٌةَلْصَخ َّنُهْنِم ْتَناَك ِهْيِف ٌةَلْصَخ َنِم ِقاَفّنلا ىَّتَح اَهَعَدَي . اَذِا َنِمُتْئا َناَخ ، َو اَذِا َثَّدَح َبَذَك ، َو اَذِا َدَهاَع َرَدَغ ، َو اَذِا َمَصاَخ َرَجَف . ىراخبلا 1 : 14 Dari Abdullah bin ‘ Amr bahwasanya Nabi SAW bersabda,
“Ada empat hal barangsiapa yang empat hal itu ada padanya
maka ia adalah orang munafiq
yang sebenarnya. Dan
barangsiapa ada padanya satu
bagian dari yang empat hal itu
berarti ada padanya satu bagian dari kemunafiqan sehingga ia
meninggalkannya, yaitu : 1.
Apabila diberi amanat ia khianat,
2. Apabila berbicara ia berdusta,
3. Apabila berjanji menyelisihi dan
4. Apabila bertengkar ia curang”. [HR. Bukhari juz 1, hal. 14] ْنَع ِدْبَع ِهللا ِنْب ٍرِماَع ضر َلاَق : ىِنْتَعَد ىّمُا اًمْوَي َو ُلْوُسَر ِهللا ص ٌدِعاَق ىِف اَنِتْيَب . ْتَلاَقَف : اَه َلَاعَت َكِطْعُا ، َلاَقَف َاَهل ُلْوُسَر ِهللا ص : اَم ِتْدَرَا ْنَا ِهْيِطْعُت ، ْتَلاَق : ُتْدَرَا ْنَا ُهَيِطْعُا اًرْمَت ، َلاَقَف اَهَل ُلْوُسَر ِهللا ص اَمَا ِكَّنِا ْوَل ْمَل ِهْيِطْعُت اًئْيَش ْتَبِتُك ِكْيَلَع ٌةَبْذَك . ? Dari Abdullah bin ‘ Amir RA ia berkata, “Pada suatu hari ibu saya memanggil saya, pada
waktu itu Rasulullah SAW sedang
duduk di rumah kami. Ibu saya
berkata, “Kesinilah ! kamu saya beri”. Maka Rasulullah SAW bersabda, “Apakah betul engkau akan memberinya ?”. Ibu saya berkata, “Saya akan memberinya kurma”. Lalu Rasulullah SAW bersabda kepada ibu saya,
“Ketahuilah, sesungguhnya kamu jika tidak memberi sesuatu
kepadanya niscaya kamu dicatat
dusta”. [HR. Abu Dawud Juz 4, hal 298 no.4991, dlaif karena dalam
sanadnya ada perawi yang tidak
disebutkan namanya] Demikianlah, semoga Allah SWT
menjadikan kita orang-orang
yang jujur dan menjaga kita dari
berbuat dusta. Aamiin
Entri Populer
-
Kemewahan dan gemerlapnya dunia telah mampu memperdaya banyak manusia. Membelokkan mereka dari penghambaan kepada Alllah menuju pengagungan ...
-
Seorang perempuan muda berjilbab mini tengah mengambil bolpoin yang jatuh di lantai. Secara mengejutkan, pakaian yang tak kalah mini d...
-
Keterpurukan dan kondisi umat Islam saat ini, bukan disebabkan karena kehebatan dan kemajuan umat lain. Namun disebabkan oleh kesalahan ...
-
saat menanti hujan reda, apa yang biasa dirasakan orang? Terasa lama? Mungkin. Hujan mengguyur selama tiga puluh menit saja serasa tiga ...
-
Bagaimana kedudukan seorang istri menjadi kufur dihadapan Allah?? Sebuah pertanyaan penting yang harus diketahui jawabannya oleh para istri ...
-
TEKS ASLI BAHASA ARAB َﺖْﻳَﺃَﺮَﻓَﺃ ﻱِﺬَّﻟﺍ ﻰَّﻟَﻮَﺗ ) 33 ( ﻰَﻄْﻋَﺃَﻭ ﺎًﻠﻴِﻠَﻗ ﻯَﺪْﻛَﺃَﻭ ) 34 ( ُﻩَﺪْﻨِﻋَﺃ ُﻢْﻠِﻋ ِﺐْﻴَﻐْﻟﺍ َﻮُﻬَﻓ ﻯَﺮَﻳ ) 35...
-
Ketika Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam membacakan firman Allah berikut ini; "Mereka menjadikan para pendeta, dan rahib-...
-
Segala puji hanya bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya y...
-
Sungguh keadaan kaum muslimin di zaman kita sekarang ini telah sampai pada tahap yang cukup mengkhawatirkan. Sebagian kaum muslimin terjerum...
-
Adalah Abdullah bin Umar ra, seorang sahabat nabi SAW yang kala itu masih remaja. Didalam sebuah mimpinya, dia berjumpa dengan dua malaikat....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar